Ketua DPD RI Tawarkan Investasi ke Rusia

Senin, 17 Juli 2017 | 15:06 WIB
Share Tweet Share

Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang menerima Dewan Federasi Majelis Federasi Rusia.

[JAKARTA] Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang (OSO) menawarkan peluang investasi di Kalimantan Timur kepada perusahaan-perusahaan Rusia.

Tawaran itu disambut baik oleh Wakil Ketua Dewan Feserasi Majelis Federal Rusia, Ilyas Magomed-Salamoviv Umakhanov dalam kunjungan resmi ke DPD RI di Jakarta, Senin (18/7).

Menurut Ketua DPD RI itu, saat ini sudah ada investaso Rusia di Kalimantan Timur, tetapi belum cukup.

"Kami senang sekali Rusia berinvestasi di Kalimantan Timur dalam bidang kereta api. Tetapi itu masih kecil, masih banyak kesempatan lain yang Rusia bisa ambil posisi itu," kata dia.

Oesman Sapta juga mengatakan bahwa hubungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia cukup baik dan terus meningkat.

"Akan tetapi ini akan lebih baik jika dibarengi dengan investasi yang meningkat, tidak hanya di bidang kereta api," katanya.

OSO kemudian menawarkan investasi pabrik aluminium di Kalimantan Timur karena Rusia memiliki teknologi yang bagus.

Saat ini, kata dia, banyak negara yang sudah berinvestasi di Kalimantan Timur seperti China, Inggris dan Amerika Serikat.

"Yang sudah mulai adalah China, tetapi mereka baru sampai pada alumina. Saya harap Rusia masuk ke sektor ini," kata dia.

OSO berjanji akan mengajak Dubes Rusia untuk Indonesia bertemu para pemilik lahan, pemilik bousit di Kaltim sehingga ada kerja sama konkret.

Sementara itu, Ilyas mengaku sangat setuju dan mendukung ajakan Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang karena Indonesia sangat kaya akan mineral.

Dikatakan, perusahaan-perusahaan dari Rusia sangat berharap bisa bekerja sama dengan Indonesia.

"Sesuai informasi dari Dubes Rusia untuk Indonesia, perusuaan Rusia sudah berinvestasi di Indonesia dalam hal bouksit," kata dia.

Dikatakan, untuk meningkatkan hubungan Indonesia-Rusia, pada 4-8 Juli akan diadakan festival Indonesia di Moskwa.

"Semoga acara semacam itu akan diperbanyak. Setahu saya Dubes RI untuk Rusia sangat aktif bekerja di Moskwa," kata dia.

Sementara itu, Senator asal Kalimantan Timur, Muhamad Idris mengatakan, Rusia telah membangun rel kereta api pada 2015 yang menghubungkan lima kabupaten di Kaltim.

"Kami juga butuh konektivitas jaringan kereta api untuk enam provinsi di Kalimantan," kata dia.

Idris lebih jauh mengatakan, banyak sekali manfaat berinvestasi di Kalimantan karena pulau ini terkenal kaya akan sumber daya alam seperti batubara, emas, minyak bumi, gas dan sebagainya.

Editor: Gusti


Berita Terkait

Komentar