Manfaatkan Teknologi Digital Suarakan Persoalan Daerah

Minggu, 23 Juli 2017 | 11:34 WIB
Share Tweet Share

Suasana Lokakarya Social Media for Social Good di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/7/2017).[foto: indonesiakoran.com/dion]

[MAUMERE] Pengguna media sosial di Indonesia, menduduki peringkat atas di dunia.

Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) selama tahun 2016, menemukan fakta bahwa dari 256,2 juta penduduk Indonesia, sebanyak 132,7 juta orang di antaranya telah terhubung ke internet. 

Dari jumlah tersebut, sekitar 86,3 juta orang atau 65 persen pengguna internet berada di Pulau Jawa. 

Adapun terkait penggunaan media sosial, Indonesia juga menempati peringkat atas.

Sebuah perusahaan riset dan analisis dari Inggris, TNS, misalnya mengungkap bahwa Indonesia berada diperingkat ke-3 pengguna Instagram.

Data lain menyebutkan, Indonesia merupakan pengguna terbesar ke-3 Twitter dan pengguna terbesar ke-4 Facebook.

Hal ini terungkap dalam Lokakarya Social Media for Social Good yang dilaksanakan Greeneration Foundation dan Kedutaan Besar Amerika Serikat, di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), 22-23 Juli 2017.

Maumere menjadi kota keempat pelaksanaan program ini di tahun 2017. Sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan di Pontianak, Palembang, dan Banyuwangi. 

"Untuk Maumere, Greeneration Foundation berkerjasama dengan Shoes For Flores sebagai mitra lokal pelaksana. Lokakarya ini mengundang 150 peserta yang merupakan pegiat media sosial di Maumere," kata Agustinus Wataon, Ketua Panitia Lokal, di sela-sela kegiatan ini.

Sementara itu Saepul Hamdi, dari Greeneration Foundation, mengatakan, pengguna media sosial masih didominasi kalangan anak dan di kawasan perkotaan seperti Jakarta dan beberapa kota besar lainnya di Pulau Jawa.

"Di daerah-daerah dan pulau lain, pengguna media sosial masih relatif rendah. Padahal di beberapa daerah tersebut memiliki tingkat masalah lingkungan dan pendidikan yang sangat akut," ungkapnya.

Atas dasar itu, pihaknya menggulirkan program Lokakarya Social Media for Social Good. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengajak dan memberikan wawasan kepada para masyarakat lokal, baik individu maupun komunitas dari berbagai sektor dan latar belakang, untuk memanfaatkan kekuatan teknologi digital.

"Manfaatkan teknologi digital untuk mengatasi dan menyuarakan permasalahan lokal atau nasional yang dihadapi," pungkas Hamdi.

Reporter: Dion
Editor: San Edison


Berita Terkait

Nusantara

Mudik Lebaran, Tiket Kapal Ludes Terjual

Minggu, 18 Juni 2017
Nusantara

Gubernur NTT Groundbreaking PLTMG di Sikka

Rabu, 21 Juni 2017

Komentar